Reses Bersama Petani P3A se-Kabupaten Bekasi, H. Syaiful Huda Serahkan Tiga Unit Traktor
Daftar Isi
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Syaiful Huda, M.K.P.,reses bersama kelompok tani Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se-Kabupaten Bekasi, Selasa (3/11/2026).
Kabupaten Bekasi | Liputankeprinews.com – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Syaiful Huda, M.K.P., menggelar kegiatan reses bersama kelompok tani Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se-Kabupaten Bekasi, Selasa (3/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyerahkan bantuan tiga unit traktor untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Bekasi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung di kediaman H. Daris, Kampung Balong Gubug, Desa Sukawijaya, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus wadah bagi para petani untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat pusat.
H. Syaiful Huda merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daerah Pemilihan Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua DPW PKB Jawa Barat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari PKB, Muhamad Rochadi atau yang akrab disapa Kang Broadi, perwakilan DPW PKB Jawa Barat M. Faizin, Kepala Desa terpilih Sukawijaya Kijaga Kali, Pj. Kepala Desa Sukawijaya, serta H. Daris selaku Ketua Kelompok Tani P3A Mitra Cai sekaligus mentor tani Desa Sukawijaya.
Hadir pula para ketua kelompok tani P3A dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, H. Daris menyampaikan apresiasi atas kehadiran H. Syaiful Huda beserta rombongan. Ia berharap kegiatan reses tersebut dapat menjadi ruang komunikasi yang efektif bagi para petani untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan sektor pertanian.
Menurut H. Daris, keberadaan kelompok tani P3A, termasuk P3A Budi Makmur Jaya Sukawijaya, memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air untuk menunjang aktivitas pertanian.
Karena itu, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi, ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta infrastruktur pendukung menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Ia juga berharap aspirasi yang disampaikan para petani tidak berhenti sebatas pembahasan dalam forum reses, tetapi dapat diperjuangkan melalui program pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Serahkan Tiga Unit Traktor untuk Petani
Pada kesempatan tersebut, H. Syaiful Huda menyerahkan bantuan tiga unit traktor kepada kelompok tani di Kabupaten Bekasi. Bantuan alsintan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja para petani.
Dengan tersedianya alat pertanian tersebut, petani diharapkan dapat mempersiapkan lahan tanam secara lebih efektif, mengurangi beban pekerjaan manual, serta mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian.
Dukungan terhadap penyediaan alsintan juga menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat sektor pertanian dan mendorong ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan.
Petani Sampaikan Aspirasi Irigasi dan Infrastruktur
Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog bersama para ketua kelompok tani P3A. Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kebutuhan sarana pertanian, perbaikan dan pengelolaan jaringan irigasi, serta pembangunan infrastruktur penunjang kegiatan pertanian.
Aspirasi tersebut mencerminkan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap sektor pertanian, terutama dalam memastikan ketersediaan air, kemudahan pengolahan lahan, dan kelancaran aktivitas produksi para petani.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, wakil rakyat, kelompok tani, dan masyarakat dalam memperjuangkan kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bekasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar aspirasi petani dapat ditindaklanjuti dan bantuan yang disalurkan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(SW).
Posting Komentar