Kelurahan Tembeling Tanjung Buka Turnamen Pemuda Cup VI, 64 Tim Bertanding dengan Dana Murni Swadaya Masyarakat
Daftar Isi
Turnamen Sepak Bola Pemuda Cup VI resmi dibuka. Sebanyak 64 kesebelasan
Bintan | Liputankeprinews.com — Semangat mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga kembali terlihat di Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.
Antusiasme masyarakat memadati Stadion Pantai Cermin, Kamis (17/9/2026), saat Turnamen Sepak Bola Pemuda Cup VI resmi dibuka. Sebanyak 64 kesebelasan ambil bagian dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan tersebut.
Menariknya, pelaksanaan turnamen kali ini mengandalkan swadaya masyarakat. Panitia menyebut seluruh kebutuhan kegiatan, termasuk hadiah bagi para juara, dihimpun melalui dukungan dan sumbangan sukarela masyarakat setempat.
Ketua Pelaksana Turnamen Pemuda Cup VI, Ricky Ali, yang akrab disapa Eky, didampingi Penasehat Panitia M. Ali, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari tradisi olahraga masyarakat Tembeling Tanjung yang telah beberapa kali digelar.
“Ini sudah kali keenam kami selenggarakan. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Namun belakangan ini sempat tertunda karena situasi ekonomi yang tidak menentu. Setelah lebih kurang tujuh tahun, baru kami kembali mengadakan turnamen ini,” ujar Eky kepada Liputankeprinews.com.
Ia menegaskan, penyelenggaraan turnamen tidak bergantung pada bantuan pemerintah maupun pihak tertentu.
“Anggaran yang kami gunakan murni berasal dari swadaya masyarakat. Kami tidak bergantung pada bantuan pihak mana pun,” tegasnya.
64 Tim Bertanding, Sistem Gugur dan Hadiah Rp50 Juta Lebih
Eky menjelaskan, sebanyak 64 tim dari berbagai desa dan lingkungan di wilayah Bintan mengikuti Turnamen Pemuda Cup VI.
Pertandingan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan dengan sistem kompetisi yang mengarah pada sistem gugur, sehingga setiap tim dituntut menjaga konsistensi permainan sejak babak awal.
Untuk memberikan motivasi kepada para peserta, panitia juga telah menyiapkan hadiah bagi empat tim terbaik.
Juara pertama memperoleh Rp25 juta, juara kedua Rp12,5 juta, juara ketiga Rp7,5 juta, dan juara keempat Rp5 juta. Total hadiah mencapai Rp50 juta.
Menurut panitia, seluruh hadiah tersebut juga bersumber dari dukungan dan sumbangan sukarela masyarakat.
Besarnya dukungan tersebut menunjukkan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, masih memiliki tempat kuat di tengah masyarakat Tembeling Tanjung. Gotong royong menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga keberlangsungan kegiatan olahraga tersebut.
Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Pembukaan Turnamen Pemuda Cup VI turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bintan Alfeini Harmai, Ketua DPRD Kabupaten Bintan Fiven Sumanti, Camat Teluk Bintan Waliar Rahman, Kapolsek Teluk Bintan M. Yodiahyari S.A.P, Lurah Tembeling Tanjung Methodeus Ari Bromar Pratama, S.STP, Ketua Zuriat Bentan Muhammad Ali, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut turut memberikan dukungan moral terhadap pelaksanaan turnamen yang lahir dari inisiatif masyarakat.
Dalam sambutannya, Kadispora Kabupaten Bintan Alfeini Harmai mengapresiasi antusiasme masyarakat Tembeling Tanjung dalam mengembangkan olahraga sepak bola.
“Kita patut bangga dengan semangat masyarakat Bintan, khususnya di sini, dalam mengembangkan olahraga sepak bola. Ajang ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pemanasan yang sangat baik untuk persiapan kita menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang,” ujar Alfeini.
Ia berharap semangat masyarakat dalam mengembangkan olahraga dapat terus dipertahankan dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola yang dapat mengharumkan nama Bintan.
Bukan Sekadar Kompetisi, Tetapi Ruang Kebersamaan
Turnamen Pemuda Cup VI tidak hanya menjadi arena kompetisi antarkesebelasan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan dan silaturahmi bagi para pemuda dari berbagai wilayah.
Lapangan sepak bola menjadi titik temu untuk membangun kebersamaan, sportivitas dan semangat kompetisi yang sehat. Di sisi lain, kegiatan olahraga masyarakat juga dapat menjadi salah satu wadah positif bagi generasi muda dalam mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah pola pendanaan turnamen yang sepenuhnya mengandalkan gotong royong masyarakat.
Di tengah keterbatasan sumber daya, masyarakat Tembeling Tanjung mampu menghidupkan kembali sebuah agenda olahraga dengan menghimpun dukungan secara mandiri.
Catatan Liputankeprinews.com, keberlanjutan kegiatan olahraga berbasis masyarakat seperti ini tentu membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Bukan semata-mata dalam bentuk pembiayaan, tetapi juga dukungan berupa pembinaan, fasilitas, pengembangan atlet muda, serta pendampingan agar kegiatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Masyarakat telah menunjukkan inisiatif dan semangat gotong royongnya. Selanjutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat menjadi bagian penting dalam menjaga agar semangat olahraga di tingkat kelurahan terus tumbuh.
Turnamen Pemuda Cup VI pun bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana sepak bola mampu menjadi ruang persatuan, sportivitas dan kebersamaan masyarakat Tembeling Tanjung.
---
(Martin D. C.ILJ).
Posting Komentar