Warga Perum Harmoni 2 Akhirnya Nikmati Air Bersih, Pemdes Karanganyar Realisasikan Program Sumur Bor Melalui ADD 2026
Daftar Isi
"Pembangunan desa bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi bagaimana anggaran yang dikelola mampu menghadirkan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat."
— Liputankeprinews.com
Kabupaten Bekasi | Liputankeprinews.com — Harapan warga Perum Harmoni 2 RT 005/RW 008, Desa Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya terwujud. Pemerintah Desa Karanganyar merealisasikan pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) berupa sumur bor melalui program Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan fasilitas air bersih tersebut telah selesai dikerjakan dan diresmikan langsung oleh Kepala Desa Karanganyar, Arnih Aryani, S.Pd.I. Program ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Karanganyar sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan dasar serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sebelum adanya pembangunan sumur bor ini, warga Perum Harmoni 2 menghadapi kendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Air sumur yang selama ini digunakan masyarakat diketahui berwarna kekuningan sehingga harus melalui proses penyaringan terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan.
Kondisi tersebut semakin terasa saat musim kemarau, ketika debit air berkurang bahkan tidak jarang warga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga.
Salah seorang warga Perum Harmoni 2, Ibu Rini, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas air bersih yang dibangun Pemerintah Desa Karanganyar.
"Sejak awal kami tinggal di sini, airnya memang kuning. Kalau tidak menggunakan filter, air tetap berwarna kuning. Kami bahkan harus membeli saringan sekitar Rp20 ribu agar bisa digunakan. Alhamdulillah sekarang sudah ada sumur bor ini. Saya sangat senang karena banyak warga yang sebelumnya mengalami kesulitan air, terutama saat musim kemarau. Terima kasih kepada Ibu Kepala Desa Arnih Aryani atas pembangunan sumur ini," ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ribun, warga sekaligus salah satu pekerja dalam pembangunan sarana air bersih tersebut. Ia menilai program ini menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Desa Karanganyar terhadap kebutuhan masyarakat.
"Saya memberikan apresiasi kepada Ibu Arnih Aryani selaku Kepala Desa Karanganyar. Menurut saya, program seperti inilah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih," ujarnya.
Dengan beroperasinya sumur bor tersebut, masyarakat berharap kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Selain membantu aktivitas sehari-hari, keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan warga serta mengurangi dampak kekeringan yang kerap terjadi saat musim kemarau.
Pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) melalui Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Desa Karanganyar dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui program tersebut, Pemerintah Desa Karanganyar menunjukkan bahwa pemanfaatan anggaran desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
(SW).
Posting Komentar