📢 BREAKING NEWS Memuat berita terbaru...

Tak Sekadar Ibadah, Jumat Keliling Bao Umbara Jadi Ajang Serap Aspirasi Warga Karangsari

Daftar Isi
“Pemerintahan yang baik bukan hanya hadir di balik meja, tetapi hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasinya, memahami kebutuhannya, dan bersama-sama mencari solusi.”

Kabupaten Bekasi | Liputankeprinews.com — Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Bao Umbara, terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling). Selain menjadi sarana ibadah dan silaturahmi, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi serta mendengar langsung berbagai kebutuhan warga.

Jumat Keliling yang dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) tersebut menyambangi sejumlah masjid di wilayah Desa Karangsari. Kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus mengetahui secara langsung kondisi dan persoalan yang berkembang di lingkungan warga.

Salah satu lokasi kegiatan berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Kalenderwak, RT 002/RW 006, Dusun 1, Desa Karangsari. Dalam kesempatan itu, Bao Umbara berinteraksi langsung dengan jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah masjid lainnya, yakni Masjid Jami Nurul Falah, Kampung Jiun, RT 02/RW 01, Dusun 1; Masjid Baitur Rohman, Kampung Sinyar Timur, RT 04/RW 03; serta Masjid Nurul Janah, Kampung Sinyar Utara, RT 04/RW 04, Dusun 2.

Bagi Pemerintah Desa Karangsari, Jumat Keliling bukan sekadar agenda keagamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu sarana komunikasi langsung antara pemerintah desa dan masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, harapan, maupun persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, pemerintah desa dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai kebutuhan masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.

Bao Umbara mengatakan, kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, pemerintah desa harus hadir di tengah masyarakat dan mengetahui secara langsung kondisi serta kebutuhan warga.

«“Jumat Keliling ini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bao Umbara.»

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, intensitas komunikasi yang baik antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga akan semakin memperkuat kebersamaan dalam membangun Desa Karangsari.

“Dengan komunikasi yang terus terjalin, kami berharap setiap aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah desa dalam menentukan langkah dan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga,” tambahnya.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Pemerintah Desa Karangsari berupaya menghadirkan pola pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan administratif, tetapi juga mengedepankan kedekatan, keterbukaan, komunikasi, dan kebersamaan dengan masyarakat.

Semakin intensifnya silaturahmi dan dialog di tengah warga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Desa Karangsari yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

---
(SW).

Posting Komentar