📢 BREAKING NEWS Memuat berita terbaru...

Maraknya Dugaan Pencurian Ternak di Desa Praibakul, Warga Minta Aparat Tingkatkan Penyelidikan

Daftar Isi
"Ternak bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga sumber penghidupan masyarakat. Penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu mengembalikan rasa aman dan mencegah terulangnya dugaan pencurian ternak di Desa Praibakul."

Sumba Timur | Liputankeprinews.com – Maraknya dugaan pencurian ternak di Desa Praibakul, Kecamatan Katala Hamu Lingu, Kabupaten Sumba Timur, dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius masyarakat. Sejumlah warga dilaporkan kehilangan hewan ternak dengan nilai ekonomi yang cukup besar, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan desa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, dalam kurun waktu sekitar dua bulan terakhir telah terjadi beberapa peristiwa kehilangan ternak yang diduga saling berkaitan.

Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah hilangnya seekor sapi induk berusia sekitar 10 tahun milik Devidson. Warga menyebutkan bahwa ternak tersebut kemudian hanya ditemukan bagian kepalanya, sehingga memunculkan dugaan telah terjadi tindak pidana pencurian.

Selain itu, lima ekor kuda yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan kembali. Empat ekor ditemukan di wilayah Kabupaten Sumba Tengah, sedangkan satu ekor lainnya ditemukan di Kabupaten Sumba Barat.

Kasus terbaru menimpa Jemi K. Lendi yang melaporkan seekor kuda betina miliknya hilang sekitar dua pekan lalu. Hingga berita ini diterbitkan, ternak tersebut masih dalam pencarian.

Berulangnya laporan kehilangan ternak membuat masyarakat berharap aparat penegak hukum meningkatkan patroli, pengawasan, serta penyelidikan guna mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab apabila terbukti terjadi tindak pidana.

"Ternak merupakan aset berharga sekaligus sumber penghidupan masyarakat. Kami berharap aparat dapat melakukan penyelidikan secara profesional sehingga apabila terbukti ada tindak pidana, pelakunya dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar salah seorang warga.

Masyarakat juga mengimbau seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengamanan ternak, serta saling berbagi informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Warga diharapkan segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana atau informasi yang berkaitan dengan kehilangan ternak kepada Polsek setempat maupun Pemerintah Desa agar dapat segera ditindaklanjuti.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan atas sejumlah laporan kehilangan ternak tersebut. Liputankeprinews.com akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari aparat penegak hukum sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.


---
(Mitra Redaksi).

Posting Komentar

OFFICIAL PARTNER
🛒 Toko Goes_Virgo Lah
Mitra Pengadaan Produk & Jasa melalui Toko Ladang SIPLah.
Lihat Katalog