BP Batam Dukung UKW KJK, Dorong Wartawan Kepri Semakin Kompeten dan Profesional
Daftar Isi
— Ariastuty Sirait, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam
Tanjungpinang | Liputankeprinews.com — Upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Kepulauan Riau mendapat dukungan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Dukungan tersebut terlihat dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026).
UKW tersebut menjadi salah satu langkah KJK dalam mendorong wartawan di Kepri memiliki kompetensi yang terukur, sekaligus mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, beretika dan independen.
Dalam pembukaan kegiatan, BP Batam diwakili Nova Aida dan Agam Philosophy yang hadir mewakili Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.
Nova menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UKW yang diinisiasi KJK. Ia berharap seluruh tahapan ujian dapat berjalan lancar dan para peserta mampu mengikuti proses pengujian dengan sebaik-baiknya.
«“Selamat atas berlangsungnya UKW yang diselenggarakan oleh KJK. Mudah-mudahan UKW berlangsung lancar hingga penutupan nanti,” kata Nova.»
Ia juga berharap peserta dapat menunjukkan kemampuan jurnalistik yang dimiliki sehingga mampu memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh tim penguji.
Kompetensi Wartawan Jadi Fondasi Kepercayaan Publik
Dukungan terhadap peningkatan kompetensi wartawan sebelumnya telah disampaikan Ariastuty Sirait ketika menerima silaturahmi pengurus KJK di BP Batam, Kamis (27/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian. Sementara KJK diwakili Wakil Ketua Umum Richard Nainggolan, Wakil Ketua Umum Novianto, serta Wakil Sekretaris Qori Ul Fitra.
Ariastuty menyambut positif langkah KJK menyelenggarakan UKW sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan.
Menurutnya, kompetensi menjadi salah satu fondasi penting bagi wartawan dalam menghasilkan pemberitaan yang berkualitas sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.
«“Kompetensi wartawan itu penting, karena wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.»
Ariastuty menilai UKW tidak sekadar menjadi tahapan untuk mendapatkan pengakuan atas kompetensi seorang wartawan. Lebih dari itu, proses tersebut dapat menjadi ruang evaluasi bagi wartawan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan profesionalnya.
«“Dengan kompetensi yang semakin baik, saya berharap karya jurnalistik yang dihasilkan juga semakin berkualitas. Ini tentu penting, bukan hanya bagi wartawan dan medianya, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan informasi yang benar,” katanya.»
Ia berharap seluruh rangkaian UKW yang diselenggarakan KJK dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi peserta, organisasi profesi, dan perkembangan pers di Kepulauan Riau.
Empat Kelas Ikuti UKW KJK
UKW KJK secara resmi dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Hendri, yang hadir mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Mengangkat tema “Melalui UKW Kita Wujudkan Wartawan Kepri yang Kompeten, Beretika dan Menjunjung Tinggi Independensi Ruang Redaksi”, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (29/8/2026).
Sebanyak empat kelas mengikuti pelaksanaan UKW kali ini. Rinciannya, dua kelas tingkat Muda, satu kelas Madya dan satu kelas Utama.
Sejumlah pejabat dan tamu undangan turut menghadiri pembukaan. Di antaranya Analis Kebijakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Irjen Pol Andry Wibowo, yang menjadi salah satu narasumber.
Hadir pula Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin yang diwakili Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, jajaran Forkopimda Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, serta perwakilan BP Batam.
Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, mengapresiasi kehadiran dan dukungan BP Batam dalam pelaksanaan UKW perdana yang digelar organisasi tersebut.
Menurut Ady, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pers yang sehat serta mendorong wartawan memiliki kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
«“Kami berterima kasih atas dukungan BP Batam dalam mendukung terlaksananya UKW perdana yang digelar KJK. Kami berharap kemitraan KJK sebagai organisasi baru dengan BP Batam ke depan semakin baik dan dapat saling mendukung untuk menjadikan wartawan yang kompeten, berintegritas, serta membangun pers yang sehat,” ujar Ady.»
Tantangan Pers di Tengah Arus Informasi Digital
UKW menjadi salah satu instrumen untuk mengukur pengetahuan, keterampilan dan profesionalitas wartawan dalam menjalankan tugasnya. Kemampuan tersebut mencakup proses mencari informasi, melakukan verifikasi, mengolah data, hingga menyajikannya kepada masyarakat sesuai prinsip jurnalistik dan kode etik.
Tantangan tersebut semakin besar di tengah perkembangan media digital yang menuntut kecepatan dalam menyampaikan informasi. Namun, kecepatan produksi berita tetap harus diimbangi dengan ketelitian, verifikasi, keberimbangan dan independensi ruang redaksi.
Melalui pelaksanaan UKW, KJK berharap semakin banyak wartawan di Kepulauan Riau yang memenuhi standar kompetensi sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang kredibel, berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
---
(Redaksi).
Posting Komentar