📢 BREAKING NEWS Memuat berita terbaru...

Antisipasi Kekeringan, PJT II Tinjau Jaringan Irigasi dan Pastikan Pasokan Air Sawah di Kabupaten Bekasi

Daftar Isi
“Pemantauan jaringan irigasi secara langsung menjadi langkah penting untuk memastikan pasokan air tetap terjaga dan kebutuhan petani dapat terpenuhi di tengah potensi kekeringan.”

Kabupaten Bekasi | Liputankeprinews.com — Perum Jasa Tirta II (PJT II) melakukan pemantauan langsung terhadap jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Bekasi sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang dapat memengaruhi ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi jaringan irigasi tetap berfungsi optimal serta distribusi air menuju areal persawahan berjalan lancar, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi meningkatkan kebutuhan pengelolaan dan pengaturan pasokan air.

Kegiatan pemantauan berlangsung pada Sabtu (15/8/2026) dengan menyusuri sejumlah titik jaringan irigasi, mulai dari BKG 15 hingga BKG 25, serta wilayah Kelurahan Kertasari hingga Desa Sumbersari, Kabupaten Bekasi.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran PJT II memeriksa secara langsung kondisi jaringan, debit dan aliran air, serta sejumlah titik yang berpotensi mengalami hambatan dalam distribusi menuju lahan pertanian.

Kegiatan tersebut melibatkan GM PJT II Bima Kawindra, Menop Akbar Chaidir Harahap, Asmen Syamsir Siregar, Supervisor Pebayuran Selo, serta Supervisor Cabangbungin Nopi.

Pemantauan lapangan dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk mengetahui kondisi aktual jaringan irigasi sekaligus mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan perhatian maupun penanganan lebih lanjut.

Bagi sektor pertanian, keberadaan jaringan irigasi yang berfungsi optimal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan air bagi tanaman. Kelancaran distribusi air juga berperan dalam mempertahankan produktivitas lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan.

Karena itu, pemantauan secara berkala dinilai penting untuk memastikan potensi gangguan pada jaringan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan.

PJT II terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan irigasi sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi air bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kabupaten Bekasi.

Langkah antisipatif tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak kondisi kering terhadap lahan persawahan sekaligus membantu menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian dan produktivitas petani di Kabupaten Bekasi.

---
(SW).

Posting Komentar