📢 BREAKING NEWS Memuat berita terbaru...

Polemik Iring-iringan Pascapendaftaran Pilkades Bojongsari, Panitia Tegaskan Tahapan Sudah Disosialisasikan, Bakal Calon Sebut Tak Ada Aturan Teknis

Daftar Isi
"Perbedaan pandangan terkait iring-iringan pascapendaftaran Pilkades Bojongsari menjadi pengingat pentingnya kejelasan aturan dan komitmen seluruh pihak untuk menjaga proses demokrasi desa tetap tertib, adil, dan kondusif."

Kabupaten Bekasi | Liputankeprinews.com – Polemik terkait iring-iringan salah satu bakal calon Kepala Desa Bojongsari usai proses pendaftaran menjadi perhatian masyarakat. Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, menegaskan seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkades telah disosialisasikan kepada seluruh bakal calon melalui edaran resmi. Kamis (30/7/2026).

Sorotan muncul setelah iring-iringan kendaraan salah satu bakal calon melintasi wilayah Kampung Melereng Paketingan, Dusun III, yang dinilai sejumlah warga menyerupai kegiatan kampanye, padahal tahapan kampanye belum dimulai.

Seorang warga Kampung Melereng Paketingan yang meminta identitasnya disingkat Rsd mengaku keberatan atas aktivitas tersebut. Menurutnya, rombongan kendaraan tidak hanya memasuki kawasan permukiman, tetapi juga menimbulkan kebisingan sehingga memicu keresahan warga.

«"Ini tidak sesuai prosedur karena belum memasuki masa kampanye. Seharusnya setelah pendaftaran langsung pulang, bukan masuk ke wilayah permukiman warga. Di depan rumah warga saja motor digerung-gerungkan. Ini bukan masa kampanye," ujarnya.»

Senada dengan itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojongsari, Soleh Hidayat, mengaku tidak menerima pemberitahuan ataupun koordinasi dari bakal calon mengenai rute iring-iringan yang memasuki wilayah Dusun III.

Ia juga menyoroti adanya atribut yang dinilai menyerupai kegiatan kampanye, meskipun tahapan kampanye secara resmi belum dimulai.

«"Bakal calon sebelumnya tidak ada konfirmasi kepada kami selaku BPD mengenai masuk ke area Dusun III. Ditambah lagi ada atribut yang memuat tanggal-tanggal kegiatan, sehingga menimbulkan persepsi masyarakat seolah sudah memasuki masa kampanye. Padahal saat ini belum waktunya kampanye," ungkap Soleh.»

Menurutnya, seluruh peserta Pilkades diharapkan mematuhi tahapan yang telah ditetapkan panitia guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama proses demokrasi di tingkat desa berlangsung.

Panitia: Tahapan Sudah Disampaikan, Klarifikasi Telah Dilayangkan

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Panitia Pilkades Bojongsari, Asep Jamal, menjelaskan bahwa panitia telah menyampaikan edaran resmi mengenai seluruh tahapan Pilkades kepada seluruh bakal calon.

«"Kami dari pihak panitia sudah menyampaikan edaran tahapan Pilkades kepada seluruh bakal calon," kata Asep.»

Asep mengaku tidak mengetahui sebelumnya rute yang akan dilalui rombongan tersebut. Ia baru mengetahui setelah menerima laporan dari masyarakat.

«"Saya tidak mengetahui bahwa mereka akan melewati rute tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, saya langsung menyusul iring-iringan tersebut," jelasnya.»

Sebagai tindak lanjut, panitia telah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada bakal calon yang bersangkutan guna memperoleh penjelasan atas kejadian tersebut.

«"Terkait permasalahan ini, kami sudah melayangkan surat undangan klarifikasi kepada bakal calon tersebut," tegasnya.»

Bakal Calon: Bukan Kampanye, Melainkan Silaturahmi

Sementara itu, bakal calon Kepala Desa Bojongsari, Luky Setiawan, membantah bahwa iring-iringan tersebut merupakan bagian dari kegiatan kampanye.

Menurutnya, hingga saat ini panitia hanya menetapkan tahapan Pilkades tanpa mengatur secara rinci mengenai teknis kegiatan di luar tahapan tersebut.

«"Kalau aturan teknis dari panitia terkait Pilkades sampai saat ini tidak ada. Yang ada hanya tahapan," ujarnya.»

Luky juga menjelaskan bahwa tujuan rombongannya menuju Kampung Melereng Paketingan bukan untuk berkampanye, melainkan memenuhi agenda silaturahmi ke rumah salah seorang kader.

«"Tujuan kami ke Kampung Melereng Paketingan adalah untuk bersilaturahmi dengan salah satu kader, sekadar berkunjung ke rumahnya," katanya.»

Publik Harapkan Kejelasan Aturan

Perbedaan pandangan antara warga, panitia, dan bakal calon terkait aktivitas pascapendaftaran tersebut menjadi perhatian masyarakat.

Sejumlah warga berharap panitia dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai batasan aktivitas bakal calon sebelum memasuki masa kampanye, sehingga tidak menimbulkan perbedaan penafsiran maupun potensi polemik di tengah masyarakat.

Masyarakat juga mengimbau seluruh bakal calon beserta para pendukungnya untuk menjaga ketertiban, menghormati tahapan yang telah ditetapkan, serta menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun mengganggu kondusivitas pelaksanaan Pilkades.

Panitia Pilkades Bojongsari pun diharapkan dapat menjalankan seluruh tahapan secara transparan, profesional, adil, dan konsisten agar proses demokrasi di tingkat desa berlangsung aman, tertib, serta mendapat kepercayaan dari masyarakat.


---
(SW).

Posting Komentar

OFFICIAL PARTNER
🛒 Toko Goes_Virgo Lah
Mitra Pengadaan Produk & Jasa melalui Toko Ladang SIPLah.
Lihat Katalog