Penutupan Festival Kenduri Durian Bintan 2026 Meriah, Dorong Pariwisata dan Pelestarian Budaya Melayu
Daftar Isi
Bintan | Liputankeprinews.com – Festival Kenduri Durian Bintan 2026 resmi ditutup dengan semarak di kawasan wisata Gunung Bintan, Lapangan Gelora Bekapur,Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan,Minggu (26/7/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi bersama tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, termasuk rombongan wisatawan dari Terengganu, Malaysia.
Acara penutupan dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Bupati Bintan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bintan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, unsur TNI-Polri, Zuriat Kesultanan Bintan, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Suasana penutupan berlangsung meriah dengan pesta makan durian bersama, sajian bubur pulut durian, pertunjukan tari tradisional Melayu, orkes Melayu, kesenian budaya daerah, hingga penampilan grup musik lokal Sensor Indonesia yang menghibur ribuan pengunjung.
Selain menjadi pesta kuliner khas Bintan, Festival Kenduri Durian tahun ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Bintan Trekking 2026, yakni pendakian Gunung Bintan yang diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Jambi, Riau, Jawa, serta peserta dari Terengganu, Malaysia. Kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam mempromosikan potensi wisata alam Kabupaten Bintan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Kenduri Durian Bintan sebagai salah satu upaya nyata dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bintan bersama DPRD Kabupaten Bintan dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor budaya dan pariwisata, sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Melayu di Bintan.
«"Melalui sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Bintan, kami berharap sektor budaya dan pariwisata dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan. Potensi yang dimiliki Bintan sangat besar dan harus terus dikembangkan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta melestarikan warisan budaya Melayu," ujarnya.»
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Arif, mengatakan Kepulauan Riau merupakan salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia melalui Batam dan Bintan. Menurutnya, penyelenggaraan berbagai event budaya dan wisata merupakan strategi efektif untuk memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
«"Event seperti Festival Kenduri Durian menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata, adat istiadat, serta budaya Melayu Bintan kepada dunia," katanya.»
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Festival Kenduri Durian Bintan 2026, Muhammad Ali, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bintan beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan sukses.
Menurutnya, Festival Kenduri Durian tidak hanya menjadi ajang menikmati hasil perkebunan masyarakat, tetapi juga momentum memperkenalkan kawasan wisata Gunung Bintan sebagai destinasi unggulan di Kepulauan Riau.
«"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, seluruh sponsor, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Harapan kami, kawasan wisata Gunung Bintan semakin dikenal luas dan durian Bintan mampu menjadi ikon daerah karena memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan durian dari daerah lain," ungkap Muhammad Ali.»
Festival Kenduri Durian Bintan 2026 diharapkan menjadi agenda wisata tahunan yang semakin memperkuat posisi Kabupaten Bintan sebagai destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan ini juga menjadi wadah pelestarian budaya Melayu sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
---
(Martin).
Posting Komentar