Arnih Aryani Hadiri Takziah dan Tahlil Malam Pertama Almarhumah Ibu Sasih, Wujud Kepedulian kepada Warga Kampung Pule
Daftar Isi
"Takziah bukan sekadar menghadiri duka, tetapi menjadi wujud kepedulian, mempererat silaturahmi, dan saling menguatkan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan." – Arnih Aryani, S.Pd.I.
Kabupaten Bekasi | Liputankeprinews.com – Bakal Calon Kepala Desa Karanganyar, Arnih Aryani, S.Pd.I., menghadiri kegiatan takziah dan tahlil malam pertama atas wafatnya almarhumah Ibu Sasih binti Bapak Oca di kediaman keluarga duka, Kampung Pule, RT 03/RW 02, Desa Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Minggu (26/7/2026).
Kehadiran Arnih Aryani bersama rombongan menjadi wujud nyata kepedulian dan empati terhadap warga yang tengah berduka. Suasana takziah berlangsung khidmat dengan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, keluarga besar almarhumah, serta masyarakat sekitar yang bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhumah.
Dalam kesempatan tersebut, Arnih Aryani menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah.
"Atas nama pribadi dan rombongan, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Ibu Sasih. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin Ya Rabbal Alamin," ujar Arnih Aryani.
Ia juga mengapresiasi kebersamaan masyarakat Kampung Pule yang hadir untuk memberikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka. Menurutnya, tradisi takziah dan tahlil merupakan bagian dari nilai luhur masyarakat yang mencerminkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong.
"Melalui kebersamaan seperti ini, kita tidak hanya mendoakan saudara yang telah berpulang, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan saling menguatkan saat ada keluarga atau tetangga yang sedang tertimpa musibah. Semoga nilai-nilai kebersamaan ini terus terjaga di tengah masyarakat Desa Karanganyar," tuturnya.
Prosesi tahlil malam pertama berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Rangkaian doa dipimpin oleh tokoh agama setempat dan diikuti seluruh jamaah sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus memohonkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT bagi almarhumah.
Menutup kegiatan tersebut, Arnih Aryani kembali mendoakan agar almarhumah mendapatkan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menjalani masa duka.
"Semoga almarhumah Ibu Sasih memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Aamiin Ya Rabbal Alamin," pungkasnya.
---
(SW).
Posting Komentar