Palembang: Diduga Tak Mendapat Penanganan Optimal, Keluarga Pindahkan Pasien Kecelakaan dari RSMH ke RS Panca Usaha
Table of Contents
Palembang | Liputankeprinews.com – Keluarga pasien korban kecelakaan tunggal bernama Kartini binti Bastoni warga Kelurahan Kertapati, Kecamatan Ogan Baru, Kota Palembang mengeluhkan pelayanan dan penanganan medis yang diterima pasien selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.(4/6/2026).
Menurut keterangan Afriadi, abang kandung pasien, Kartini mengalami kecelakaan tunggal pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Korban kemudian dilarikan ke RSMH Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, pihak keluarga menilai penanganan terhadap pasien tidak dilakukan secara serius sejak pasien tiba di rumah sakit hingga menjelang siang hari. Keluarga mengaku melihat kondisi pasien belum mendapatkan tindakan medis yang mereka harapkan, sehingga menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran.
"Kami merasa adik kami terkesan dibiarkan. Bahkan kami sudah menyampaikan bahwa apabila BPJS tidak dapat mengakomodasi penanganan pasien kecelakaan, keluarga siap menggunakan biaya umum demi keselamatan pasien," ungkap Afriadi.
Karena khawatir kondisi korban semakin memburuk, keluarga akhirnya memutuskan untuk memindahkan pasien ke Rumah Sakit Panca Usaha Palembang agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menurut Afriadi, sesampainya di RS Panca Usaha, pasien langsung mendapatkan penanganan intensif dari tim medis. Pada Rabu (3/6/2026), pasien dijadwalkan menjalani operasi tempurung kepala akibat cedera berat yang dialaminya pasca kecelakaan.
Keluarga menyebutkan bahwa hingga berita ini ditulis, kondisi Kartini masih dalam keadaan koma dan menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim dokter.
Pihak keluarga berharap adanya penjelasan resmi dari RSMH Palembang terkait prosedur dan penanganan yang diberikan kepada pasien selama dirawat di rumah sakit tersebut. Mereka juga berharap kejadian serupa tidak dialami pasien lainnya yang membutuhkan tindakan medis cepat dan tepat.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi atas keluhan yang disampaikan keluarga pasien.
Berita ini akan diperbarui setelah adanya tanggapan resmi dari pihak rumah sakit.
---
(Redaksi).
Posting Komentar