Sekda Lahat Targetkan Juli Seluruh Proyek Fisik Pendidikan Mulai Berjalan
Table of Contents
Lahat | Liputankeprinews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, H. Izromaita, memimpin rapat evaluasi pelaksanaan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2025 sekaligus pembahasan rencana anggaran Tahun 2026 di Ruang Rapat Lematang II Pemerintah Kabupaten Lahat, Sabtu (09/05/2026).
Rapat penting tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para Kepala Bidang PAUD dan SD, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang terdiri dari Kepala Badan Keuangan Daerah dan Kepala Bappeda Kabupaten Lahat.
Dalam arahannya, Sekda Lahat menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja melalui monitoring yang ketat dan terukur agar seluruh target kegiatan dapat berjalan optimal.
“Kita harus bergerak cepat memetakan hambatan program kerja melalui monitoring yang ketat,” tegas H. Izromaita saat memimpin rapat.
Ia juga meminta seluruh kegiatan wajib atau program mandatori yang belum terakomodasi agar segera dicarikan solusi melalui optimalisasi anggaran yang tersedia maupun diusulkan dalam perubahan anggaran mendatang.
“Terkait kegiatan wajib (mandatori) yang belum terakomodasi, optimalkan anggaran yang ada saat ini atau segera usulkan formulasinya pada perubahan anggaran nanti,” ujarnya.
Selain itu, Sekda juga mendorong percepatan penyusunan payung hukum program Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun. Ia bahkan mengusulkan adanya program penghargaan bagi tenaga pengajar teladan dan berprestasi yang direncanakan masuk dalam anggaran perubahan.
Rapat tersebut menghasilkan tiga poin utama, yakni evaluasi kinerja seluruh bidang terkait anggaran wajib mengacu pada manajemen 5M, percepatan penyelesaian program prioritas pendidikan, serta rapat evaluasi lanjutan yang wajib dihadiri seluruh kepala bidang pada awal Juni 2026.
H. Izromaita menegaskan, seluruh proses administrasi dan pengadaan harus rampung pada Juni 2026 agar pekerjaan fisik di lapangan dapat segera dimulai tanpa hambatan.
“Saya minta semua proses pengadaan administrasi selesai dan berjalan bulan Juni ini, sehingga pada bulan Juli seluruh pekerjaan fisik di lapangan sudah wajib dilaksanakan tanpa penundaan,” tambahnya.
---
(Robby)
Posting Komentar