Perbaikan Jembatan Pendem di Jalan RA Basyid Lambat, Warga Pertanyakan Kepastian Penyelesaian
Table of Contents
Lampung Selatan | Liputankeprinews.com – Lambatnya proses perbaikan Jembatan Pendem di Jalan RA Basyid, yang berada di perbatasan Desa Karang Sari dan Desa Fajar Baru, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, menuai keluhan masyarakat. Kondisi jalan yang belum rampung dan antrean kendaraan yang mengular menjadi sorotan warga di media sosial, Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan sejumlah unggahan warga, proyek perbaikan jembatan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun dinilai belum menunjukkan progres signifikan. Warga mempertanyakan kepastian waktu penyelesaian pekerjaan, bahkan menduga keterlambatan terjadi akibat keterbatasan anggaran.
“Apa kurang dana, kapan selesainya ini jembatan, instansi terkait?” tulis akun media sosial Arobi Ceenaah dalam unggahannya pada 11 Mei lalu. Unggahan tersebut disertai lokasi Jalan RA Basyid 23, Kabupaten Lampung Selatan, dan memperlihatkan kondisi jalan berlumpur dengan kendaraan yang harus melintas melalui jalur sempit di tengah timbunan tanah merah.
Keluhan serupa juga terlihat dalam unggahan lain yang memperlihatkan antrean sepeda motor di sekitar lokasi proyek. Dalam keterangan video disebutkan bahwa kemacetan terjadi di area perbaikan jembatan perbatasan Desa Fajar Baru dan Desa Karang Sari. Warga menilai kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas harian masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintas setiap hari.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Kepala UPT PU Jatiagung, Subani, melalui unggahan di media sosial TikTok menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan perbaikan selesai pada akhir bulan ini. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan sementara waktu tidak melintasi area jembatan demi kelancaran pekerjaan serta keselamatan pengguna jalan dan pekerja proyek.
“Hindari melintas sementara waktu agar proses pengerjaan berjalan maksimal dan tidak membahayakan pengguna jalan maupun pekerja di lapangan,” imbau Subani.
Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas perbaikan jembatan masih terus berlangsung. Masyarakat berharap proyek tersebut dapat segera diselesaikan sesuai target agar akses penghubung antar desa kembali normal dan aktivitas warga tidak lagi terganggu.
---
(S. Yanto).
Posting Komentar