Keluarga Besar Pujakesuma Lampung Barat Serahkan Donasi untuk Korban Kebakaran di Sebarus

Table of Contents

Lampung Barat | Liputankeprinews.com — Keluarga besar Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan hasil penggalangan dana kepada korban kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/5/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara langsung kepada keluarga korban, yakni Bapak Duki, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial dari seluruh anggota Pujakesuma di wilayah Lampung Barat.

Ketua Umum Pujakesuma Lampung Barat, Eko Riadi, SH, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga terdampak.

“Kami dari keluarga besar Pujakesuma turut berduka atas musibah kebakaran ini. Semoga keluarga yang terkena musibah diberikan ketabahan, kesehatan, dan rezeki yang lebih baik ke depannya,” ujarnya kepada awak media di lokasi.

Eko juga menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil gotong royong dan kepedulian seluruh anggota Pujakesuma yang secara sukarela ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Pujakesuma Lampung Barat, H. Seno Susanto, SH, MH, turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Pujakesuma, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, serta para donatur yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Pujakesuma Lampung Barat, Kandung Hernowo, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar Pujakesuma untuk terus menjaga kekompakan, kebersamaan, dan semangat gotong royong. ‘Seduluran selawase’ menjadi semangat yang terus kami pegang,” tutupnya.

---
(S. Yanto)

Posting Komentar