Sulut; Perkuat Kolaborasi Global, 16 Duta Negara Kunjungi PT BLS Benteng Laut Sejahtera
Table of Contents
Sulawesi Utara, Liputankeprinews.com – Upaya memperkuat kerja sama internasional di sektor kelautan dan perikanan terus didorong melalui diplomasi ekonomi. Hal ini tercermin dari kunjungan 16 perwakilan negara ke PT BLS Benteng Laut Sejahtera yang berlangsung selama dua hari di Sulawesi Utara.Jum'at (24/4/2026).
Sebanyak 16 negara turut ambil bagian, yakni Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Fiji, Jerman, Prancis, Persatuan Emirat Arab, Kamboja, Inggris, dan Italia. Rombongan disambut langsung oleh Direktur PT BLS, Alexander Sarumaha, S.ST.PI bersama Manager Wahyu Sajahtera Sarumaha, A.Md.PI.
Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi global dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis lintas negara.
Kegiatan dilaksanakan pada 23–24 April 2026 di fasilitas operasional PT BLS Benteng Laut Sejahtera, Sulawesi Utara.
PT BLS dinilai sebagai salah satu perusahaan yang berhasil mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam operasionalnya. Model bisnis berkelanjutan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para delegasi internasional sebagai referensi pengembangan sektor maritim di negara masing-masing.
Agenda kunjungan meliputi pemaparan profil dan strategi perusahaan, diskusi interaktif antar delegasi, hingga peninjauan langsung ke fasilitas produksi. Fokus utama pembahasan mencakup inovasi teknologi, efisiensi produksi, serta peningkatan daya saing produk perikanan di pasar global.
Manager PT BLS, Wahyu Sajahtera Sarumaha, menegaskan bahwa inovasi dan efisiensi menjadi kunci dalam menghadapi persaingan global. “Kami terus mendorong penerapan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk,” ujarnya.
Kunjungan diplomatik ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga melahirkan sinergi konkret yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan.
---
(AKPERSI Sulut).
Posting Komentar