Polres Lahat Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Simulasi Sispam Kota Hadapi Potensi Unjuk Rasa
Table of Contents
Lahat, Liputankeprinews.com – Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Lahat menggelar latihan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota), Selasa (28/04/2026), di halaman Gedung Kesenian Lahat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., dan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi, mulai dari Sabhara, Lalu Lintas, Intelkam, Reskrim, hingga fungsi pendukung lainnya.
Latihan ini menjadi bagian penting dalam mengasah kemampuan serta kesiapan personel dalam menghadapi dinamika situasi di lapangan, khususnya terkait penanganan aksi unjuk rasa yang berpotensi berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai tahapan penanganan aksi massa, dimulai dari situasi kondusif saat penyampaian aspirasi secara damai, hingga eskalasi menjadi aksi tidak terkendali yang berpotensi anarkis. Setiap tahapan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan Polri.
Personel juga dilatih untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, seperti melakukan negosiasi dengan koordinator lapangan, memberikan imbauan kepada massa, serta mengutamakan dialog sebagai solusi utama dalam penyelesaian konflik.
Namun demikian, dalam skenario lanjutan, diperagakan pula langkah-langkah tegas dan terukur apabila situasi berkembang menjadi anarkis. Hal tersebut meliputi pembentukan formasi Dalmas, penggunaan perlengkapan pengendalian massa, hingga tindakan pembubaran massa yang dilakukan sesuai ketentuan hukum.
Dalam arahannya, Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto menegaskan bahwa latihan Sispam Kota merupakan bentuk kesiapan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, serta pemahaman tugas dan fungsi masing-masing personel dalam setiap tahapan pengamanan.
“Seluruh personel harus mampu bertindak profesional, tidak mudah terpancing emosi, serta tetap mengedepankan prinsip humanis dalam setiap tindakan di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan personel, tetapi juga oleh kemampuan komunikasi, koordinasi, serta pengendalian diri dalam menghadapi tekanan situasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi antar satuan fungsi guna menciptakan pola penanganan yang terpadu, efektif, dan efisien dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Seluruh rangkaian latihan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Setiap skenario yang diperagakan dapat dilaksanakan dengan baik oleh personel, menunjukkan tingkat kesiapan yang semakin matang dalam menghadapi situasi nyata di lapangan.
Dengan dilaksanakannya simulasi ini, diharapkan Polres Lahat semakin siap dalam mengantisipasi dan menangani aksi unjuk rasa maupun potensi aksi anarkis, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lahat tetap aman, kondusif, dan terkendali.
---
(Robby).
Posting Komentar