Ketua LSM Elang Mas Gunungsitoli Desak Audit Dana BUMDes Desa Tarakhaini

Table of Contents

Gunungsitoli, Sumatera Utara | Liputankeprinews.com – Ketua LSM Elang Mas Kota Gunungsitoli, Arman Mendrofa, mendesak pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan Inspektorat Kota Gunungsitoli untuk segera melakukan audit terhadap pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Tarakhaini, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Kota Gunungsitoli.

Desakan ini disampaikan pada Selasa (April 2026), menyusul mencuatnya isu di media sosial terkait dugaan ketidakjelasan penggunaan dana BUMDes Tahun Anggaran 2025 di desa tersebut.

Menurut Arman, pihaknya menerima sejumlah laporan dari masyarakat yang mempertanyakan transparansi pengelolaan dana BUMDes yang bersumber dari dana desa.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, dana BUMDes sebesar Rp140 juta diduga tidak terealisasi dengan baik dan berpotensi menimbulkan kerugian negara,” ujarnya.

Sejumlah warga Desa Tarakhaini yang enggan disebutkan identitasnya mengaku tidak pernah memperoleh penjelasan terbuka mengenai penggunaan anggaran tersebut. Kondisi ini memicu kecurigaan publik terhadap pengelolaan BUMDes.

Sorotan juga tertuju kepada Direktur BUMDes Desa Tarakhaini, Falukhata Zendato, yang hingga saat ini dinilai belum memberikan keterangan resmi maupun transparansi informasi kepada masyarakat.

Bahkan, warga menduga sejumlah program BUMDes tidak berjalan sebagaimana mestinya atau tidak memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pengawas internal pemerintah segera turun ke lapangan untuk melakukan audit serta investigasi secara menyeluruh guna memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai aturan.

“Harapan masyarakat sederhana, yakni adanya keterbukaan dan kejelasan penggunaan dana BUMDes sesuai tujuan awal, seperti meningkatkan ketahanan pangan, memberdayakan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup warga desa,” tambah Arman.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola BUMDes Desa Tarakhaini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

---
(Mitra Redaksi).

Posting Komentar