Diduga Tidak Transparan, Warga Karangmukti Protes Pembentukan Tokoh Pemilihan Untuk Anggota BPD di Kantor Kecamatan Karang Bahagia
Table of Contents
Kabupaten Bekasi l Liputankeprinews.com – Sejumlah warga Desa Karangmukti, Kecamatan Karang Bahagia, mendatangi Kantor Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk menyampaikan keberatan atas proses pembentukan unsur tokoh dalam pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dinilai tidak transparan, Senin (20/4/2026).
Kedatangan warga tersebut merupakan bentuk protes sekaligus desakan agar pihak Kecamatan turut melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap tahapan pemilihan BPD di Desa Karangmukti.
Perwakilan masyarakat, Asep Sunandar, mengatakan bahwa proses pembentukan unsur tokoh tidak dilakukan melalui musyawarah terbuka dan tidak disertai undangan resmi kepada warga.
“Selama ini kami tidak pernah diundang dalam musyawarah, tetapi tiba-tiba unsur tokoh sudah terbentuk. Kami meminta kejelasan,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat terkait prinsip transparansi, partisipasi, dan keterbukaan dalam proses pemilihan.
Hal senada disampaikan H. Apas yang mempertanyakan kriteria penetapan tokoh oleh panitia. Menurutnya, hal tersebut belum mencerminkan keterwakilan masyarakat secara luas.
“Kami meminta proses ini dibuka kembali secara transparan agar benar-benar mewakili masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi warga, pihak Kecamatan Karang Bahagia menerima audiensi dan menyatakan akan memfasilitasi pertemuan lanjutan antara warga, panitia pemilihan BPD, serta pemerintah desa.
Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 di Desa Karangmukti, dengan tujuan mencari solusi atas dinamika yang terjadi serta memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
---
(SW).
Posting Komentar