Stargate Group Replikasi Program Hidroponik “GITA” di Desa Molore dan Lameruru, Dukung Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Table of Contents
Konawe Utara | Liputankeprinews.com –Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Stargate Group menginisiasi replikasi program pertanian modern berbasis hidroponik bertajuk GITA (Giat Stargate Bertani) di wilayah lingkar tambang. Sabtu (7/3/2026).
Program ini dilaksanakan di Desa Molore dan Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara dengan membangun fasilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa kebun hidroponik modern. Setiap lokasi memiliki kapasitas tanam lebih dari 1.000 lubang tanam, yang memungkinkan produksi sayuran segar secara berkelanjutan.
Program GITA merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan sektor pertanian yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Panen Perdana Tiga Bulan Pertama 2026
Replikasi program yang dimulai pada awal tahun 2026 tersebut telah menunjukkan hasil positif. Dalam kurun waktu tiga bulan pertama, kelompok pengelola berhasil melakukan panen perdana sayur kangkung di dua desa tersebut.
Rinciannya sebagai berikut:
• Desa Lameruru (26 Februari 2026) berhasil memanen 48 kilogram kangkung.
• Desa Molore (28 Februari 2026) berhasil memanen 32 kilogram kangkung.
Seluruh hasil panen langsung terserap pasar. Sebagian dipasok ke unit bisnis Stargate Group, sementara sisanya dipasarkan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menariknya, greenhouse hidroponik di kedua desa tersebut juga dibuka untuk masyarakat yang ingin membeli langsung sayuran segar sekaligus merasakan pengalaman memetik sayur langsung dari sumbernya.
Didorong Peran Aktif Kelompok Ibu-Ibu Desa
Keberhasilan panen perdana ini tidak lepas dari peran aktif kelompok penggerak desa yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu. Melalui program pendampingan intensif dari tim Stargate Group, para anggota kelompok mendapatkan pelatihan mulai dari:
• Teknik penyemaian bibit
• Perawatan tanaman hidroponik
• Pengelolaan nutrisi tanaman
• Manajemen panen dan pemasaran hasil produksi
Pendampingan tersebut membantu masyarakat desa untuk mengelola kebun hidroponik secara mandiri sekaligus meningkatkan keterampilan pertanian modern di tingkat desa.
Penguatan Peran BUMDes
Selain pengembangan budidaya hidroponik, Stargate Group juga mendorong penguatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu berperan dalam pengelolaan dan pengembangan usaha pertanian desa.
Pendampingan ini diharapkan dapat menjadikan BUMDes sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi desa, khususnya dalam mengelola produksi, distribusi, dan pemasaran hasil pertanian hidroponik di masa depan.
Komitmen Keberlanjutan Perusahaan
Kepala Teknik Tambang PT Stargate Pasific Resources, Anton Supomo, menegaskan bahwa program GITA merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar kegiatan sosial perusahaan, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
“Melalui keberlanjutan program GITA, Stargate Group memproyeksikan dampak yang melampaui kemandirian ekonomi lokal. Kami berkomitmen menjadikan inisiatif ini sebagai kontribusi nyata dalam mendukung agenda strategis Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional secara kolektif dan berkelanjutan,” ujar Anton.
Dengan terciptanya sumber pangan yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa, Stargate Group optimistis program ini dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah lingkar tambang sekaligus mendukung kedaulatan pangan Indonesia.
---
(Dapa).
Posting Komentar