Semarak Idul Fitri 2026, Desa Penaga Jadi Pusat Lomba Seni Budaya Se-Kabupaten Bintan
Table of Contents
Bintan, Kepri |Liputankeprinews.com – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Kegiatan Lomba Semarak Idul Fitri 2026 yang digelar di halaman SDN 005 Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan ini menampilkan berbagai perlombaan bernuansa Islami dan budaya Melayu, seperti marawis dan lomba lagu Melayu bertema Idul Fitri, yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Bintan.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh
WAN Rudi Asisten I mewakili Bupati Bintan, Kadisbudpar Bintan Arif Suarsono, Camat Teluk Bintan Walia Rahman, Ketua Komisi I DPRD Bintan Zul Fajri Lubis ( Ucok ) Kapolsek Teluk Bintan Yodi beserta anggota, Kades Penaga Amruddin,Kades Pengujan Zulfitri,Kades Ekang Anculai Jaili Adi, Ketua LAM ( Lembaga Adat Melayu ) Kecamatan Teluk Bintan Hamdan,Peserta perlombaan Marawis dan lagu Idul Fitri, serta seluruh elemen masyarakat yang antusias menyemarakkan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Bintan yang diwakili oleh Asisten I Kabupaten Bintan, Wan Rudi, menyampaikan salam serta permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Ia juga menitipkan doa agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Arif Suarsono, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kebudayaan melalui pengelolaan kebudayaan masyarakat.
“Pelaksanaan kegiatan ini pada 28 Maret 2026 dengan total hadiah kurang lebih Rp30 juta, dan diikuti oleh peserta dari seluruh Kabupaten Bintan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Bintan, Zulfajri Lubis, yang bertujuan untuk mendorong pelestarian seni dan budaya lokal.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pariwisata, Yosi, menegaskan bahwa pemilihan desa sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan.
“Kegiatan tingkat kabupaten yang dilaksanakan di desa bertujuan untuk memperkenalkan desa-desa di Kabupaten Bintan sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki masing-masing desa,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari berbagai tanggapan positif. Salah satu warga Desa Penaga, Kiman, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting dalam menggali potensi seni budaya.
“Ini momen yang bagus untuk mencari bibit-bibit baru di bidang seni budaya, dan ke depan diharapkan bisa berlanjut ke desa-desa lainnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat identitas budaya Melayu di tengah masyarakat.
---
(Martin).
Posting Komentar