Mahasiswa GMNI UBP Karawang Gelar Aksi Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Masyarakat di Sekitar Alun-Alun Karawang

Table of Contents
Karawang, Liputankeprinews.com — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket takjil gratis kepada masyarakat di sekitar Alun-Alun Karawang, Kamis (12/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dan langsung menarik perhatian masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Para mahasiswa tampak berdiri di sepanjang jalan sekitar alun-alun untuk membagikan takjil kepada pengendara motor, pejalan kaki, serta warga yang sedang beraktivitas.

Koordinator kegiatan, Jeje Zaenudin, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

"Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya mereka yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka,” ujar Jeje.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. 

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan di lingkungan akademik, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata.

Tidak hanya membagikan takjil, para mahasiswa juga melanjutkan kegiatan dengan menggelar buka puasa bersama masyarakat jalanan di sekitar kawasan 

Alun-Alun Karawang. Sejumlah pemulung, pengamen, hingga pekerja informal yang sehari-hari beraktivitas di jalanan diajak untuk menikmati hidangan berbuka bersama dalam suasana sederhana namun penuh kebersamaan.

Suasana hangat terlihat ketika mahasiswa dan masyarakat jalanan duduk berdampingan menikmati hidangan berbuka puasa sambil berbincang santai dan berbagi cerita.
Kegiatan sosial ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. 

Banyak warga dan pengendara yang mengapresiasi aksi tersebut karena dinilai mampu menghadirkan kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil yang sering luput dari perhatian.

Menutup kegiatan tersebut, Jeje berharap kegiatan berbagi ini tidak hanya berhenti pada momen Ramadan saja. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus hadir dan berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata di tengah masyarakat. Semoga kegiatan sederhana ini dapat memberi kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang hidup di jalanan,” tutupnya.

---
(SW).

Posting Komentar