Diam Seribu Bahasa, Dana Desa Ratusan Juta Dipertanyakan: Ada Apa di Balik Sikap Bungkam?

Table of Contents

Bintan, Kepri | Liputankeprinews.com – Sikap bungkam Pemerintah Desa Mantang Lama ,Kabupaten Bintan terhadap konfirmasi resmi media terkait penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024–2025 memicu tanda tanya serius. Selasa, (31/3/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun tanggapan yang diberikan, meskipun permintaan klarifikasi telah disampaikan secara patut dan profesional.
Padahal, dalam data yang dihimpun, tidak ditemukan selisih antara pagu dan realisasi anggaran. Namun, justru di balik “kertas yang tampak rapi” itu, tersimpan sejumlah komposisi anggaran yang mengundang perhatian.
Beberapa di antaranya adalah:

- Alokasi “keadaan mendesak” yang muncul berulang dengan nilai signifikan
- Bantuan sektor tertentu dengan nilai besar tanpa rincian terbuka ke publik
- Penyertaan modal ratusan juta rupiah yang belum diketahui arah manfaatnya secara jelas

Situasi ini menimbulkan satu pertanyaan mendasar: Mengapa ruang klarifikasi justru dihindari?
Dalam praktik tata kelola keuangan publik, transparansi bukan sekadar formalitas laporan angka, melainkan juga keterbukaan dalam menjelaskan kepada masyarakat.

Sikap diam Kepala Desa Mantang Lama terhadap konfirmasi media sejak 28 Februari lalu hingga konfirmasi berulang sampai saat ini tidak hanya mempersempit ruang informasi, tetapi juga berpotensi memperlebar ruang spekulasi publik.
Lebih jauh, publik berhak mengetahui:

• Siapa penerima manfaat anggaran
• Bagaimana mekanisme penyalurannya
• Apa dampak nyata dari penggunaan Dana Desa tersebut

Jika semua telah berjalan sesuai aturan, maka tidak ada alasan untuk menutup diri.
Sebaliknya, ketika pertanyaan sederhana tidak dijawab, justru di situlah publik mulai bertanya lebih jauh.

Fenomena ini menjadi alarm bagi seluruh pemerintah desa di Kabupaten Bintan:
di era keterbukaan informasi, diam bukan lagi sikap aman.

Media akan terus melakukan penelusuran dan membuka ruang hak jawab bagi pihak desa, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan bertanggung jawab.

---
(Martin.D/Redaksi).

Posting Komentar