Buka Puasa Bersama, PT Gandasari Shipyard Bintan Klarifikasi Isu Perizinan dan Komitmen Perhatikan Nelayan
Table of Contents
Tanjungpinang, Kepri | Liputankeprinews.com – Manajemen PT Gandasari Shipyard Bintan memberikan klarifikasi terkait ramainya pemberitaan mengenai aktivitas perusahaan yang disebut-sebut belum memiliki izin lengkap.
Klarifikasi tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar perusahaan bersama sejumlah audiens dan elemen masyarakat, dengan suasana yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Subhosting Humas Gandasari, Ucok Plasah, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut baru mulai beroperasi sekitar delapan bulan terakhir. Ia menegaskan bahwa keberadaan perusahaan tidak terlepas dari koordinasi serta rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.
Menurutnya, perusahaan sebesar Gandasari tidak mungkin menjalankan aktivitas tanpa adanya komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, meskipun saat ini masih terdapat proses administrasi perizinan yang sedang dilengkapi.
Ucok juga mengakui bahwa sebelumnya sempat terjadi miskomunikasi, yang disebabkan kurangnya respons dari pihak humas perusahaan terhadap berbagai pertanyaan dari media maupun masyarakat.
“Kedepan kami akan berupaya lebih terbuka dan responsif kepada seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepentingan dengan perusahaan,” ujarnya.
Selain memberikan klarifikasi, pihak perusahaan juga menyampaikan sejumlah rencana ke depan, termasuk pendekatan kepada masyarakat yang terdampak, khususnya nelayan tempatan yang memiliki tambatan perahu atau pompong di kawasan yang berbatasan langsung dengan aktivitas perusahaan.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, manajemen Gandasari juga berencana menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat sekitar. Beberapa program yang disampaikan di antaranya pembangunan akses jalan, lampu penerangan, serta program penghijauan melalui penanaman pohon di sekitar kawasan perusahaan.
Pihak perusahaan juga menyebutkan bahwa selama sekitar delapan bulan beroperasi, PT Gandasari Shipyard Bintan telah mempekerjakan sebanyak 1.049 karyawan, yang sebagian besar berasal dari masyarakat Kepulauan Riau.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu audiens menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan atas rencana pengembangan yang disebut berpotensi menyerap hingga 7.000 tenaga kerja ke depan.
Menurutnya, jika hal tersebut terealisasi, tentu akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah serta membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat.
Namun demikian, ia juga mengingatkan agar seluruh perizinan perusahaan dapat segera dilengkapi sebelum peluncuran atau pengembangan operasional secara penuh, sehingga aktivitas perusahaan dapat berjalan dengan baik serta tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum bagi perusahaan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat serta berbagai pihak terkait.
---
(Redaksi Liputankeprinews)
Posting Komentar