Bantu Atasi Kendala Rujukan, DPD RI Penrad Siagian Tuai Apresiasi Keluarga Pasien di Langkat

Table of Contents
Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Penrad Siagian

Langkat, Sumut | Liputankeprinews.com – Respons cepat ditunjukkan oleh Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Penrad Siagian, dalam membantu proses rujukan pasien BPJS PBI asal Kabupaten Langkat. Aksi tersebut pun menuai apresiasi dari keluarga pasien.

Apresiasi disampaikan langsung oleh keluarga pasien, Ester Br Sihombing, saat ditemui di RSU Mahkota Bidadari Gebang, Minggu (22/03/2026).

Pasien bernama Moiana Br Siburian (73), warga Desa Securai Utara, sebelumnya dirawat di RSU Mahkota Bidadari sejak 16 Maret 2026 akibat pembengkakan pada kaki yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Menurut keterangan keluarga, kondisi pasien terus memburuk dan didiagnosis menderita Deep Vein Thrombosis (DVT) atau penyumbatan pembuluh darah di kaki yang disertai peradangan sendi. Kondisi tersebut menyebabkan pasien tidak sadarkan diri dan membutuhkan penanganan dokter spesialis di rumah sakit rujukan.

Namun, hingga Minggu (22/03), proses rujukan belum mendapatkan kepastian karena keterbatasan ruang perawatan di sejumlah rumah sakit tujuan.

Merasa kesulitan, pihak keluarga kemudian menghubungi Posko Rumah Aspirasi Pengabdian (RAP) sekitar pukul 12.30 WIB untuk memohon bantuan percepatan rujukan kepada tim DPD RI.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Penrad Siagian bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak terkait. 

Hasilnya, proses rujukan ke RSUP H. Adam Malik berhasil difasilitasi.
Pada Senin dini hari (23/03/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, pasien akhirnya diberangkatkan menuju rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan intensif.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Penrad Siagian, Dinas Kesehatan, Direktur RSUP H. Adam Malik, serta seluruh tim yang telah membantu proses rujukan orang tua kami. Ini bukan sekadar janji, tetapi bukti nyata kepedulian kepada masyarakat,” ujar Ester.

Sementara itu, aktivis Rumah Aspirasi Pengabdian (RAP) menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat kesehatan.

“Ini sudah menjadi tanggung jawab kami. Selama masih bisa dibantu, kami akan berupaya maksimal. Kami juga mengapresiasi peran Bapak Penrad Siagian, Ibu Woro, Ibu Dahlia Rosa dari Dinas Kesehatan, serta pihak RSUP H. Adam Malik yang telah merespons cepat,” ungkapnya.

Kejadian ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara perwakilan pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam memastikan akses layanan kesehatan berjalan optimal.

Masyarakat pun berharap ke depan kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin, mengingat masih banyak aspirasi dan kebutuhan warga yang memerlukan perhatian serta solusi cepat.

---
(Armend).

Posting Komentar