Akselerasi Gerai dan Gudang Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Strategis Perkuat Ekonomi Rakyat
Table of Contents
Jakarta | Liputankeprinews.com –
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI) Merah Putih menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah konstitusional untuk memperkuat ekonomi rakyat dari desa.
Ketua Umum DPP APDESI Merah Putih, A. Anwar Sadat, SH, menegaskan bahwa kehadiran negara tidak boleh berhenti pada tataran regulasi, tetapi harus dirasakan secara nyata melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Dalam amanat Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Di situlah koperasi memiliki peran strategis sebagai tulang punggung ekonomi rakyat,” ujar Anwar Sadat dalam keterangannya, Senin (10/2/2026).
Menurutnya, pembangunan gerai dan gudang koperasi desa bukan semata proyek fisik, melainkan instrumen negara untuk menata ulang arus ekonomi agar tidak terus terpusat di perkotaan. Selama ini, desa kerap hanya menjadi pasar konsumsi, sementara nilai tambah ekonomi justru dinikmati pihak di luar wilayah desa.
“Petani, nelayan, dan pelaku UMKM desa bekerja keras, tetapi hasilnya sering bocor keluar desa melalui rantai distribusi yang panjang. Gerai dan gudang koperasi adalah simpul baru agar desa menjadi pusat produksi, perdagangan, dan kesejahteraan,” tegasnya.
Anwar Sadat menjelaskan, gerai koperasi akan berfungsi sebagai etalase produk lokal desa, sedangkan gudang koperasi menjadi penyangga logistik desa, mulai dari penyimpanan hasil panen, stabilisasi harga, hingga perlindungan petani dari praktik permainan tengkulak.
“Di sinilah fungsi negara bekerja, yakni melindungi yang lemah, memperkuat yang kecil, dan menyeimbangkan mekanisme pasar,” tambahnya.
APDESI Merah Putih memandang program ini sebagai wujud nyata ekonomi kerakyatan. Ketika kebutuhan pokok dipasok koperasi desa dan distribusi dikelola oleh masyarakat desa sendiri, maka perputaran uang akan tetap berada di desa, daya beli meningkat, dan kemiskinan struktural perlahan dapat diputus.
Lebih lanjut, Anwar Sadat menekankan bahwa pemerintah desa merupakan garda terdepan negara dalam pembangunan ekonomi lokal. Kepala desa tidak hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga pemimpin ekonomi di wilayahnya.
“Kami mendorong pemerintah desa untuk aktif menyediakan lahan, memperkuat kelembagaan koperasi yang sehat, transparan, profesional, dan akuntabel. Koperasi harus benar-benar menjadi milik warga, bukan milik segelintir kelompok,” tegasnya.
Ia menilai, kedaulatan pangan, stabilitas harga, dan pemerataan ekonomi nasional tidak akan tercapai tanpa basis produksi yang kuat di desa. Oleh karena itu, pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa Merah Putih dinilai sebagai langkah strategis menuju kemandirian ekonomi nasional dari bawah.
“Negara kuat dimulai dari desa yang kuat. Jika ekonomi bergerak di desa, maka negara sesungguhnya sedang berdiri kokoh,” pungkas Anwar Sadat
---
(Anuar Sadat).
#KoperasiDesa
#APDESIMerahPutih
#EkonomiKerakyatan
#DesaBangkit
#Pasal33UUD1945
Posting Komentar