Momen HLHN, Muhammad Ali desa Sanglar himbau pimpinan daerah dan Menteri LH desak PT BMI Hijaukan kembali Sanglar, Kas , Ngal

Table of Contents
Karimun Kepri, Liputankeprinews.com - Pada tahun 2026, peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional (HLHN) jatuh pada Sabtu 10 Januari 2026, dengan fokus isu yang diprediksi tetap menyoroti tantangan lingkungan global seperti polusi plastik, degradasi lahan, dan upaya pemulihan ekosistem.

Muhammad Ali, salah seorang tokoh warga desa Sanglar,kecamatan Durai, kabupaten Karimun menyuarakan agar kepala daerah baik Kabupaten Karimun maupun provinsi Kepulauan Riau agar mendesak PT Bukit Merah Indah (PT.BMI) melaksanakan tanggungjawabnya untuk memulihkan lingkungan di Pulau Sanglar, pulau Kas, dan pulau Ngal eks penambangan bauksit Oleh PT.BMI yang sudah lebih dari 10 tahun ditinggal begitu saja tanpa direklamasi.

Menurutnya ini satu contoh preseden buruk yang dikhawatirkan akan diikuti perusahaan- perusahaan tambang di kabupaten Karimun khususnya dan di Kepri pada umumnya.

"Seharusnya mereka harus memberi contoh sebagai perusahaan tambang bagaimana mengelola penambangan yang baik.Tidak sepatutnya main tinggal begitu saja dalam keadaan gundul hingga sepuluh tahun lebih lamanya," ujar Muhammad Ali saat dikonfirmasi, Sabtu 10 Januari 2026

Muhammad Ali menambahkan, meskipun PT BMI telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Karimun, namun ianya tetap menghimbau agar pemimpin daerah baik di kabupaten Karimun maupun di provinsi Kepulauan Riau untuk andil dan peduli terhadap isu lingkungan hidup ini.

"Sebagai warga yang baik, kami warga sudah menunjukkan kepedulian untuk peran serta pengawasan terhadap lingkungan, kami tunggu kepedulian pimpinan kepala daerah baik Bupati maupun Gubernur Kepri," tegas Muhammad Ali 

Diakhir konfirmasinya, Muhammad Ali juga menegaskan bahwa ianya telah ada agenda untuk berangkat ke Jakarta menghadap kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian ESDM, dan Kejaksaan Agung RI untuk memberitahukan terkait PT.BMI dan tiga pulau eks penambangan bauksit yang belum direklamasi.

"Insya Allah, kita akan berangkat ke Jakarta karena sudah ada agendanya," tegas Muhammad Ali lagi

Menurutnya Hendaklah keadilan ditegakkan meskipun langit akan runtuh. warga Sanglar tetap akan memperjuangkan keadilan untuk memperoleh haknya atas CD/DKTM dan pemulihan lingkungan di Pulau Sanglar, pulau Kas,dan pulau Ngal, kecamatan Durai, kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

"Jangan ambil untung aje, masyarakat dan pemulihan lingkungan tak dianggap,"sentilnya menutup wawancara

---

(Samsul).

Posting Komentar