Listrik Padam, Warga Kecewa Pelayanan Puskesmas Sei Jang Terganggu
Table of Contents
Tanjungpinang, Liputankeprinews.com – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Sei Jang, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, dikeluhkan warga akibat padamnya aliran listrik pada Senin pagi. Kondisi tersebut menyebabkan pasien harus menunggu cukup lama sebelum mendapatkan pelayanan medis.
Sejumlah warga yang hendak berobat mengaku kecewa karena pelayanan sempat terhenti. Salah seorang pasien bernama Raja mengatakan, ia sudah menunggu sejak pukul 08.00 WIB, namun sekitar pukul 09.20 WIB listrik padam dan tidak kunjung menyala hampir selama satu jam.
“Sudah lama menunggu, tiba-tiba listrik mati. Kami tidak bisa dilayani sampai listrik hidup kembali,” ujar Raja kepada awak media.
Saat dikonfirmasi, petugas loket pendaftaran menyampaikan bahwa pelayanan tidak dapat dilakukan secara manual karena seluruh sistem pendaftaran menggunakan perangkat elektronik. Ketika ditanya mengenai ketersediaan genset, petugas menyebutkan bahwa genset memang ada, namun dalam kondisi rusak.
Keluhan juga disampaikan pasien lainnya yang menyayangkan kondisi tersebut.
Menurutnya, kerusakan genset seharusnya tidak dibiarkan berlarut-larut karena dapat membahayakan pasien, terutama dalam kondisi darurat.
“Bagaimana kalau sedang ada pasien di UGD lalu listrik mati dan genset tidak berfungsi? Ini sangat berbahaya bagi keselamatan pasien,” ungkap salah seorang pasien.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sei Jang, Muhammad Faisal, saat ditemui di ruangannya membenarkan bahwa genset puskesmas sudah tidak berfungsi sejak tahun 2024. Ia menjelaskan bahwa kondisi genset mengalami kerusakan berat dan tidak memungkinkan untuk diperbaiki.
“Benar, genset sudah rusak parah sejak tahun lalu. Kami sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah agar segera diberikan genset baru, karena genset lama memang tidak bisa digunakan lagi,” jelas Muhammad Faisal.
Di sisi lain, warga bernama Nurhayati berharap Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang dapat turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi puskesmas-puskesmas yang ada, agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami berharap ada perhatian serius. Jangan sampai pelayanan kesehatan terganggu hanya karena masalah listrik dan genset,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat puskesmas merupakan fasilitas layanan kesehatan dasar yang seharusnya siap memberikan pelayanan kapan pun, termasuk dalam kondisi darurat.
---
(Ruddi).
Posting Komentar