Listrik Padam Ganggu Pelayanan, Dinkes Tanjungpinang Pastikan Solusi Genset Puskesmas Sei Jang
Table of Contents
Tanjungpinang, Liputankeprinews.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam, angkat bicara terkait pemberitaan di media Liputankeprinews mengenai padamnya listrik yang berdampak pada terganggunya pelayanan di Puskesmas Sei Jang, Selasa (6/1/2026).
Saat diwawancarai awak media melalui sambungan telepon WhatsApp, Rustam membenarkan adanya gangguan pelayanan akibat listrik padam. Ia mengaku telah menerima laporan langsung dari Kepala Puskesmas Sei Jang, Muhammad Faisal.
“Laporan sudah kami terima langsung dari Kepala Puskesmas. Memang genset yang ada saat ini sudah bekerja dengan beban yang cukup berat,” ujar Rustam.
Rustam menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh adanya revitalisasi bangunan baru Puskesmas Sei Jang serta penambahan berbagai peralatan medis yang membutuhkan daya listrik lebih besar. Sementara itu, kapasitas genset yang tersedia saat ini hanya 12 KVA, sehingga tidak lagi sebanding dengan kebutuhan operasional.
“Selain kapasitasnya kecil, usia genset juga sudah cukup tua, sekitar delapan tahun, sehingga performanya tidak maksimal,” jelasnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang telah merencanakan pengadaan genset baru dengan kapasitas yang jauh lebih besar.
“Pengadaan genset baru menjadi prioritas kami, dengan daya sekitar 60 KVA. Namun tentu pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan kemampuan keuangan Pemerintah Kota Tanjungpinang,” ungkap Rustam.
Lebih lanjut, Rustam menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Menurutnya, Wali Kota memberikan perhatian serius karena ketersediaan genset di fasilitas layanan kesehatan bersifat mendesak dan krusial.
“Pak Wali Kota menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini. Bahkan ada informasi terbaru, beliau berencana memindahkan satu unit genset dari rumah dinas Wali Kota ke Puskesmas Sei Jang sebagai solusi sementara,” tutur Rustam.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya saat terjadi gangguan pasokan listrik.
---
(Ruddi).
Posting Komentar