Jalan Bambu Rusak Parah Bertahun-tahun, Warga Lubuk Gaung Pertanyakan Perhatian Pemko Dumai

Table of Contents

Dumai, Liputankeprinews.com – Kerusakan parah Jalan Bambu RT 018, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, kembali menuai sorotan. Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga tersebut dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa kejelasan perbaikan, meski dilalui masyarakat setiap hari.

Keluhan ini disampaikan oleh Rohim, tokoh masyarakat setempat, kepada awak media ini melalui pesan WhatsApp pada Selasa (12/01/2025).

Rohim menegaskan bahwa kondisi Jalan Bambu kini semakin membahayakan, terutama saat musim hujan. Jalan berlubang dan licin kerap menyebabkan anak-anak sekolah terjatuh, sementara warga dewasa harus ekstra waspada saat melintas.

“Kerusakannya sudah lama sekali, tapi tidak pernah ada perbaikan. Kalau hujan, jalannya licin dan berlubang. Anak-anak sekolah sering jatuh. Ini sangat memprihatinkan,” tegas Rohim.

Tak hanya soal jalan rusak, warga juga mempertanyakan mati totalnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut. Pada malam hari, Jalan Bambu berubah menjadi jalur gelap tanpa penerangan, meningkatkan risiko kecelakaan dan potensi gangguan keamanan.

“Lampu jalan mati, malam hari gelap gulita. Padahal jalan ini ramai dilalui warga. Kalau seperti ini terus, di mana perhatian pemerintah?” ujarnya.

Menurut Rohim, Jalan Bambu merupakan akses vital masyarakat, namun hingga kini belum terlihat keseriusan Pemerintah Kota Dumai dalam menangani persoalan infrastruktur dasar tersebut.

Warga berharap Pemko Dumai tidak menutup mata terhadap kondisi ini dan segera mengambil langkah nyata, baik melalui perbaikan jalan maupun pengaktifan kembali PJU.

“Kami hanya minta perhatian dan tindakan nyata. Jangan tunggu ada korban lebih banyak baru diperbaiki,” tutup Rohim.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Dumai terkait rencana perbaikan Jalan Bambu di Kelurahan Lubuk Gaung.

---

(Ruddi).

Posting Komentar