AKPERSI Audiensi dengan Kapolres Metro Bekasi, Desak Pengungkapan Kasus Dugaan Penipuan Puluhan Miliar Rupiah

Table of Contents
Bekasi, Liputankeprinews.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Karawang dan Bekasi menggelar audiensi dengan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, Kamis (15/1/2026).

Audiensi tersebut membahas maraknya kasus dugaan penipuan dengan berbagai modus, seperti investasi bodong, kerja sama fiktif, hingga dana talang gaji karyawan outsourcing, yang telah menelan banyak korban dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Divisi Hukum DPC AKPERSI Karawang, H. Saepul Ulum, S.SH., M.H., yang juga merupakan korban, mengungkapkan kerugian pribadi sekitar Rp.500 juta akibat kerja sama yang ditawarkan oleh seseorang berinisial Asep Rustadi, yang hingga kini tidak dapat dihubungi.

“Kami mendesak Polres Metro Bekasi untuk bertindak tegas, profesional, dan serius. Jangan sampai hukum kalah oleh pelaku penipuan. Negara harus hadir untuk melindungi para korban,” tegas H. Saepul Ulum.

Sejumlah korban lain turut menyampaikan pengaduan dalam audiensi tersebut. Salah satunya, Sella, menyebut bahwa pelaku yang sama telah merugikan banyak pihak dengan nilai kerugian bervariasi, mulai dari ratusan juta hingga puluhan miliar rupiah.

Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Karawang, Feri Maulana, menegaskan bahwa AKPERSI akan mengawal penuh proses hukum kasus tersebut.

“Jika kasus sebesar ini tidak ditangani secara serius, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum bisa runtuh. AKPERSI akan terus mengawal hingga tuntas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap tawaran investasi atau kerja sama yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menegaskan bahwa kasus ini merupakan kejahatan serius dan terstruktur yang tidak boleh dibiarkan.

“DPD AKPERSI Jawa Barat mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat, tegas, dan transparan. Kami siap mengawal dan mengawasi proses hukum hingga tuntas demi memastikan keadilan bagi para korban,” tegasnya.

AKPERSI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum sebagai mitra kritis dan kontrol sosial yang konstruktif demi tegaknya supremasi hukum dan perlindungan masyarakat.

---

(SW).

Posting Komentar