AKPERSI DPC Lingga Tinjau Lokasi Wisata Batu Kacang, Dinilai Tak Beri Manfaat dan Perlu Evaluasi Penggunaan Dana Desa

Table of Contents
Lingga, Liputankeprinews.com — Tim Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPC AKPERSI) Kabupaten Lingga turun langsung meninjau lokasi pembangunan pariwisata Desa Batu Kacang yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD). Peninjauan ini dilakukan setelah munculnya berbagai keluhan masyarakat terkait fasilitas wisata yang dinilai tidak memberikan manfaat nyata bagi warga.

Di lapangan, tim menemukan sejumlah fasilitas pariwisata yang tidak terurus, tidak berkembang, dan jauh dari standar kelayakan sebagai destinasi wisata yang seharusnya mampu mendongkrak ekonomi desa. Beberapa bangunan terlihat terbengkalai, sementara konsep pengelolaan maupun arah pengembangan wisata tersebut tampak tidak jelas.

Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Lingga, S.M. Junaidi, menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa untuk proyek yang tidak memberikan dampak nyata adalah bentuk ketidakefisienan yang harus segera dievaluasi.

“Dana Desa adalah amanah. Jika pembangunan tidak memberikan efek ekonomi maupun manfaat sosial bagi masyarakat, itu masuk kategori pemborosan anggaran. Kami meminta pemerintah desa memberikan penjelasan yang jelas dan terukur mengenai arah pembangunan pariwisata ini,” tegas Junaidi saat meninjau lokasi.


Junaidi juga menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan dalam setiap proses pembangunan di desa.

“Perencanaan harus matang, pengawasan harus kuat, dan realisasi harus benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Jika tidak, maka risiko salah arah pembangunan sangat besar, seperti yang terjadi di Batu Kacang ini,” tambahnya.

Peninjauan ini bukan kali pertama. Beberapa bulan lalu, Junaidi pernah mempertanyakan progres pengembangan wisata tersebut. Saat itu, Sekretaris Desa Batu Kacang menyampaikan bahwa pembangunan telah sesuai rencana dan akan segera diresmikan oleh Bupati Lingga. Namun hingga kini, tidak ada kejelasan mengenai jadwal peresmian maupun progres signifikan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Batu Kacang belum memberikan keterangan resmi terkait temuan AKPERSI DPC Lingga.

Proyek pariwisata yang tidak kunjung berfungsi ini kembali memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas penggunaan Dana Desa, serta komitmen pemerintah desa dalam membangun sektor yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Catatan Redaksi:

Liputankeprinews.com memberikan ruang seluas-luasnya bagi pihak Pemerintah Desa Batu Kacang atau pihak lain yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk menyampaikan hak jawab, klarifikasi, atau tanggapan resmi. Hak jawab dapat dikirimkan melalui email redaksi di lkeprinews@gmail.com atau melalui kontak resmi redaksi yang tertera pada laman situs kami.

---

(Zuel).

Posting Komentar