Kemacetan Parah Akibat Pemasangan U-Ditch di Sukajaya, LSM Garda Bekasi Desak Evaluasi Pelaksana Proyek
Daftar Isi
Bekasi, Liputankeprinews.com – Proyek pemasangan saluran U-Ditch di ruas jalan Tugu Selamat Datang – Ibu Manihsi, tepatnya di Kampung Cikarang Jati RT 001/RW 001, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, menimbulkan kemacetan parah pada Kamis pagi (16/10/2025).
Kemacetan terjadi sepanjang ratusan meter, terutama di jalur kendaraan menuju Terminal Cikarang. Arus lalu lintas padat merayap selama berjam-jam membuat banyak pengendara mengeluh. Sejumlah anggota LSM Garda Bekasi bahkan turun langsung ke lokasi untuk membantu mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di titik proyek.
Kurangnya Antisipasi dari Pelaksana Proyek
Ketua LSM Garda Bekasi, Panglima Are, menilai pelaksanaan proyek tidak disertai dengan perencanaan teknis yang matang, khususnya dalam hal pengaturan lalu lintas.
“Kami sangat mendukung pembangunan infrastruktur, tapi pelaksanaannya harus profesional. Jangan sampai justru menimbulkan keresahan dan kerugian masyarakat akibat kemacetan yang parah seperti ini,” ujar Panglima Are di lokasi kepada Liputankeprinews.com.
Menurutnya, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukajaya seharusnya memahami karakteristik wilayah yang merupakan jalur padat kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi hari. Ia menilai, minimnya antisipasi dan sosialisasi membuat pengendara terjebak tanpa pilihan jalur alternatif.
“Mengapa tidak dikerjakan pada malam hari saat lalu lintas lebih sepi? Atau setidaknya pasang rambu-rambu peringatan dan informasi bagi pengguna jalan. Itu penting agar masyarakat bisa menghindari jalur padat,” tegasnya.
Masyarakat Butuh Kepastian dan Kenyamanan
Akibat ketiadaan tanda peringatan dan pengaturan yang memadai, banyak pengendara mengaku terganggu dan kehilangan waktu tempuh secara signifikan. Warga sekitar pun mengeluhkan suara bising dan debu dari kegiatan proyek yang berlangsung di tengah jam aktivitas masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan publik, LSM Garda Bekasi menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
“Kami akan kawal hingga selesai. Pembangunan memang penting, tapi jangan mengorbankan keselamatan dan kenyamanan warga. Bila perlu, kami minta pihak terkait melakukan evaluasi terhadap pelaksana proyek agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Panglima Are.
Kegiatan pembangunan saluran U-Ditch ini merupakan bagian dari program infrastruktur desa yang bertujuan memperbaiki sistem drainase di wilayah Sukajaya. Namun, pelaksana proyek diimbau agar lebih memperhatikan aspek teknis dan manajemen lalu lintas, terutama di jalur padat kendaraan seperti kawasan Cibitung.
---
(SW).
Posting Komentar