Kades Resun Pinjam Pakai Bus Sekolah untuk Antar Jemput Siswa SMP dan SMA
Table of Contents
Lingga, Liputankeprinews.com –
Upaya meningkatkan akses pendidikan di wilayah pedesaan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan meminjam pakai sebuah bus sekolah kepada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk kebutuhan antar jemput pelajar SMP dan SMA.
Kepala Desa Resun, Khairul Mazi, menyampaikan bahwa jarak tempuh dari desa ke sekolah yang mencapai kurang lebih 12 kilometer seringkali menjadi kendala bagi sebagian anak untuk bersekolah, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Dengan adanya bus ini, harapan kami tidak ada lagi anak Resun yang putus sekolah hanya karena persoalan transportasi,” ujar Khairul Mazi saat ditemui usai penandatanganan berita acara pinjam pakai, Juli 2025.
Apa yang Terjadi?
Pemerintah Desa Resun resmi mendapatkan fasilitas pinjam pakai satu unit bus sekolah dari Pemerintah Kabupaten Lingga. Proses ini difasilitasi melalui Bagian Aset BPKAD Kabupaten Lingga, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten dalam mendorong kemajuan pendidikan di wilayah pesisir dan pedalaman.
Mengapa Ini Penting?
Transportasi menjadi salah satu tantangan utama dalam pemerataan akses pendidikan di daerah terpencil. Ketiadaan transportasi umum serta keterbatasan ekonomi keluarga membuat sebagian siswa kesulitan menuju sekolah.
Bus sekolah yang dipinjamkan ini diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut. Selain aksesibilitas, aspek keselamatan anak-anak juga menjadi perhatian utama, mengingat jalan yang ditempuh cukup jauh dan berisiko jika menggunakan kendaraan pribadi atau sepeda motor.
Tantangan dan Komitmen
Meski fasilitas telah tersedia, Kepala Desa Khairul Mazi mengakui bahwa ada tantangan lanjutan yang perlu diselesaikan bersama, terutama terkait biaya operasional seperti bahan bakar dan upah sopir bulanan. Namun demikian, pihak desa siap berkoordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, dan instansi terkait untuk mengatasi hal tersebut.
Harapan ke Depan
Dengan dimulainya layanan antar jemput ini, Pemerintah Desa Resun berharap dapat mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif bagi generasi muda di desanya.
---
Reporter: Aman
Editor: Redaksi Liputankeprinews.com
Posting Komentar