RPB Gelar Program BERGISI Untuk Bantu Korban Banjir Rob di Bekasi Utara
Table of Contents
Menurut Mohammad Romli, pembina RPB, banjir rob kali ini berbeda dengan biasanya karena dampaknya sangat luas. “Banyak tambak ikan dan udang yang tenggelam, sehingga para nelayan kehilangan mata pencaharian. Akses jalan pun terputus, menyebabkan warga terisolir,” ungkapnya saat membagikan bantuan nasi kotak pada Jumat 20/12/2024.
Pada tahap pertama, RPB mendistribusikan 350 nasi kotak, mi instan, dan air mineral kepada warga di Kampung Baru, Desa Pantai Mekar dan Kampung Muara kuntul, Desa Pantai Sederhana. Penyaluran dilakukan menggunakan perahu, mengingat akses darat masih sulit dilalui.
“Alhamdulillah, meski medan sulit, giat sosial berjalan lancar. Kami berkolaborasi dengan Yayasan Sedekah Genggam Negeri, Majelis Ta’lim Azzahra Cikarang Baru, dan para donatur lainnya untuk menyukseskan program ini,” ujar Nur Azizah, mitra RPB yang turut terjun ke lapangan.
Pak Jejen, tokoh masyarakat Kampung Muara kuntul, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang kesulitan akibat banjir rob,” ujarnya.
RPB juga akan terus memantau perkembangan di lokasi banjir untuk menentukan langkah selanjutnya. “Saat ini banjir mulai surut, namun curah hujan masih tinggi. Kami berharap kondisi segera membaik agar warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tutup Romli.
(Sw).
Posting Komentar