Kilas Balik ;Pahlawan Pelayaran, Penjaga Marcusuar Pulau Karas Kecil.
Table of Contents
Liputankeprinews.id - Pulau Karas Kecil, ataupun dulunya disebut Pulau Lampu yang terletak pada ketinggian 100 meter di atas permukaan laut. Konon, menjadi sebuah lokasi Bangsa Belanda untuk melakukan pengawasan serta pengintaian, terhadap kapal perang serta perdagangan, yang masuk ke kawasan hukum Kepri kala itu.
Hal tersebut juga bisa menyajikan fakta dan jejak rekam sejarah bahwasanya Bangsa Belanda cukup lama bercokol manduduki Kawasan Kepri ini, ditandai dengan adanya Menara Suar serta hunian di atas bukit Pulau Karas Kecil yang di bangun pada tahun 1886 silam, dan sampai saat ini masih kokoh berdiri.
Dalam pengawasan Distrik navigasi melalui kolaborasi instansi vertikal yang terhubung erat, serta Menara Suar atau Mercusuar itu hingga kini masih berfungsi dengan baik.
sebagai alat bantu Navigasi kapal besar yang sedang melintas diperairan Kepri ,
Terutama di perbatasan antara Perairan Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga yang berhadapan langsung dengan perairan internasional, Singapura dan Malaysia.
Masyarakat Warga Pulau Karas Besar yang pernah bekerja untuk memperbaiki bangunan yang lama menjadi baru, sebagai hunian 5 orang Pegawai Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjungpinang . mengungkapkan, berdasarkan tahun yang tertulis di tiang menara tersebut, dapat diketahui bahwa mercusuar itu sudah ada dan berdiri sejak Tahun 1886.
"Dengan tulisan Fabrick Voor De Marine E Het Stoomwezen 1886 berbahasa ejaan Belanda. Maka dapat di ketahui bahwa, marcusuar telah dibuat ataupun berdiri sejak Tahun 1886 silam," Terang Masyarakat Karas mengisahkan kepada media ini
Begitupun dengan bangunan rumah serta Bak penampungan Air, menurut wargaKaras (Herman), sudah dibangun sebelum 1886 sebagai dasar dari penempatan tim Intel Belanda.
"Model pintu dan susunan batako rumah tempat tinggal Kolonial Belanda, tampak khas sebagai ciri bangunan jaman penjajahan.
dengan struktur bangunan yang sangat kokoh dari bahan yang bekualitas tinggi.
Meskipun telah berumur 136 tahun, tapi bangunan ini masih terlihat kokoh," terang Herman
Penulis juga menghimpun keterangan lebih lanjut melalui warga yang sudah lama tinggal di kawasan Pulau Karas Kecil, sebut saja (AN) juga mengatakan.
"Pulau Lampu dan Daerah Wisata Pulau Karas Kecil adalah dalam satu kesatuan pulau, tapi untuk lokasinya berbeda, sedangkan Lokasi marcusuar di bagian bukit sebelah timur. dan untuk menaiki tempat marcusuar, dengan menaiki tangga sebanyak 100 anak tangga, dari sebelah dalamnya. Nah, pada massa itu, Kolonial Belanda berhasil diusir dari Pulau Lampu hingga akhirnya berhasil dikuasai oleh kerajaan Riau X," Ungkap AN.
Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia , maka Marcusuar di kelola oleh Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan , Direktorat Jendral Perhubungan Laut, Distrik Navigas Tanjungpinang.
* Sumber terpercaya *
Posting Komentar