Bangunan Kolonial Belanda Akankah Jadi Sumber Ilmu ?.
Liputankeprinews.id - Bangunan tua yang ada di provinsi Kepri masih banyak dan ada di tiap tiap kabupaten kota, seperti di kabupaten Lingga,Anambas, Natuna,Batam,Karimun dan Tanjungpinang serta kabupaten Bintan.
Bangunan tua dari kolonial Belanda terdapat di wilayah penjaga menara suar yang di bawah kementerian perhubungan distrik navigasi Tanjungpinang.
Bangunan tua itu seperti di pulau Kentar kecamatan senayang kabupaten Lingga, yang mana di pulau Kentar itu terdapat mercusuar dan rumah jaga lampu di bangun pada masa Belanda.
Yang mana,bangunan itu dibangun oleh Belanda sebagai penunjuk arah kapal kapal besar dan kecil sebagai rambu penyelamatan pelayaran.
Dan banyak juga bangunan Belanda yang sudah tidak terpakai atau rapuh di makan zaman,namun telah di pugar oleh pemerintah Indonesia,seperti mercusuar dan rumah jaga yang representatif.
Salah satu jejek rekam peninggalan Belanda di pulau Kentar itu yang masih ada seperti rumah jaga mercusuar serta bak penampungan air hujan untuk penjaga menara suar.
Menurut informasi pensiunan navigasi mengatakan bahwa di pulau Kentar itu banyak penghuni tambahan seperti mahluk alam gaib yang tidak nampak kasat mata,namun mahluk itu ada dan terasa mengusik, ungkap pensiunan navigasi sebagai mana yang di paparkan oleh istrinya (SR) di Tanjungpinang 4/10.
Selain pulau itu sepi,soal ikan jangan di tanya lagi ketika memancing pasti dapat buat makan dan bahkan dapat di jual ke penampungan toke ikan,ungkap nya lagi.
Rumah peninggalan Belanda itu hingga sekarang masih kuat dan sanggam,namun sudah tidak di diami lagi karena penjaga menara suar tidak seramai dahulu,karena satu pulau di jaga hanya dua PMS saja.
Ketika di konfirmasi ke kadis kebudayaan lingga Muhtadi, apakah bangunan tua dari kolonial Belanda itu masuk dalam benda cagar budaya yang ada di pulau Kentar?
Muhtadi sampai berita ini terbit tidak memberikan keterangan sepatah katapun.Namun pulau pulau yang ada mercusuar nya seperti di lingga merupakan aset besar dan akan di jadikan objek wisata sejarah dan budaya,tapi apakah pemerintah kabupaten Lingga berani memberikan saluran agar dijadikan destinasi wisata tersebut.
Pulau yang ada mercusuar khusus di lingga seperti pulau Berhala,Tanjung Nyang, pulau muci atau Alang tiga dan pulau Kentar.(Aman)

Posting Komentar