Yulizar Nurmansyah Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hanyut di Sungai Lematang
Table of Contents
Korban ditemukan sekitar pukul 16.05 WIB di wilayah Lebi, Kabupaten Lahat, setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Lahat, Basarnas Pagaralam, BPBD Pagaralam, Damkar, serta sejumlah unsur relawan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat korban bersama keluarganya berada di kawasan Bendungan Air Baku Lematang, Kabupaten Lahat.
Usai makan bersama keluarga, korban diketahui mandi di aliran Sungai Lematang sekitar 100 meter di bagian hulu bendungan. Namun diduga akibat derasnya arus sungai, korban terseret hingga melewati bibir bendungan dan jatuh ke aliran air terjun.
Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi, termasuk para pemancing, sempat melihat korban beberapa kali muncul ke permukaan sebelum akhirnya hilang terbawa derasnya arus Sungai Lematang.
Kepala BPBD Kabupaten Lahat, Drs. H. Ali Afandi, M.Pd.I melalui Satgas BPBD Kabupaten Lahat, Bagus, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari keluarga korban.
“Tim langsung melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari area bendungan hingga ke arah hilir Sungai Lematang. Personel darat juga diterjunkan untuk mengantisipasi apabila korban terbawa arus lebih jauh,” ujarnya.
Dalam proses pencarian, tim gabungan membagi sejumlah titik penyisiran, termasuk wilayah Lebi yang diketahui memiliki aliran cukup deras serta kontur sungai yang sulit diprediksi.
Setelah pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD Lahat untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan Sungai Lematang, khususnya di sekitar bendungan dan aliran deras yang berpotensi membahayakan keselamatan.
---
(Robby).
Posting Komentar