Sosialisasi Penegasan Batas Wilayah Empat Kecamatan Digelar di Sumber Jaya, Lampung Barat

Table of Contents
Lampung Barat, Liputankeprinews.com — Pemerintah Kecamatan Sumber Jaya bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lampung Barat menggelar kegiatan sosialisasi penegasan batas wilayah pekon, yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sumber Jaya, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M., Kadis PMP Bulki Basri, S.Pd., M.M., perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG) Ursial dari Bogor, serta para camat dan peratin dari empat kecamatan yang menjadi wilayah penegasan batas, yakni Kecamatan Sumber Jaya, Kebun Tebu, Way Tenong, dan Pagar Dewa. Turut hadir juga Lurah Tugu Sari, Lurah Pajar Bulan, serta unsur aparatur pekon se-kecamatan terkait.


Dalam sambutannya, Sekda Lampung Barat Drs. Nukman, M.M. menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian penting dari program pemerintah daerah dalam rangka penataan administrasi wilayah agar lebih tertib, akurat, dan sesuai ketentuan hukum.

Penegasan batas pekon sangat penting agar pelayanan pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan efektif. Kami berharap setelah sosialisasi ini, pekon-pekon dapat segera melakukan pengukuran dan pemasangan tanda batas yang disepakati bersama,” ujar Nukman.


Ia menambahkan, kejelasan batas wilayah juga menjadi dasar penting dalam pelaksanaan pembangunan, pengelolaan aset, dan penyelesaian potensi sengketa antarwilayah.


Sementara itu, perwakilan dari Badan Informasi Geospasial Ursial menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini akan dilanjutkan dengan pemetaan lapangan serta pemasangan patok batas berdasarkan hasil kesepakatan antara pekon yang berbatasan.

“Kegiatan ini tidak berhenti di sosialisasi. Setelah ini, akan dilakukan pengukuran dan pemasangan patok batas agar hasilnya jelas, legal, dan dapat dijadikan acuan dalam dokumen administrasi pemerintahan,” terangnya.

Kadis PMP Bulki Basri, S.Pd., M.M. turut menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para peratin dan aparatur pekon yang hadir. Ia berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama dan menjaga komunikasi yang baik selama proses penegasan batas berlangsung.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami ingin memastikan setiap pekon memahami pentingnya batas wilayah yang pasti. Ini untuk mencegah terjadinya tumpang tindih lahan atau klaim antarwilayah di kemudian hari,” ujarnya.



Kegiatan sosialisasi berjalan dengan tertib dan penuh kekeluargaan, diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses penegasan batas wilayah pekon di Kabupaten Lampung Barat dapat berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan yang adil bagi semua pihak.


---


(S.Yanto).


Posting Komentar